
JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan hari Rabu (6/5/2026) di zona hijau. Indeks berhasil menguat 35,36 poin atau 0,50% ke level 7.092,46. Aktivitas perdagangan di bursa domestik terpantau cukup ramai dengan total volume mencapai 36,51 miliar saham, dengan nilai transaksi keseluruhan menyentuh angka Rp 17,20 triliun.
Menjelang perdagangan Kamis (7/5/2026), para analis telah memetakan sejumlah saham yang menarik untuk dicermati. Berikut adalah ulasan teknikal mendalam untuk membantu strategi investasi Anda:
1. PT Astra International Tbk (ASII)
Saham ASII menunjukkan sinyal bearish engulfing dengan RSI yang cenderung melemah dan volume yang menurun. Namun, indikator stochastic menunjukkan area oversold yang membuka peluang pembalikan arah. Investor disarankan untuk melakukan Trading Buy jika harga mampu rebound di atas level 5.800.
Pada perdagangan Rabu (6/5/2026), saham ASII ditutup melemah 2,13% ke level Rp 5.750 per saham. Analis dari BCA Sekuritas, Achmad Yaki, menetapkan support di level Rp 5.500 dan resistance di Rp 6.275.
2. PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)
Pergerakan harga saham TOWR saat ini masih berkonsolidasi dalam rentang sideways di level 476–490. Harga tertahan di titik resistance MA50/492, sementara indikator MACD mengindikasikan pelemahan tren. Strategi yang disarankan adalah Buy on Break jika harga menembus level 490, dengan target harga menuju resistance di 520. Pastikan untuk membatasi risiko (cut loss) di level support 464.
Saham TOWR ditutup turun 1,64% ke posisi Rp 480 pada perdagangan Rabu (6/5/2026). Rekomendasi ini disampaikan oleh VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi.
3. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN)
CPIN memiliki potensi untuk mengakhiri fase koreksinya dalam waktu dekat, selama harga tetap bertahan di atas support Fibonacci krusial pada level 3.830. Meski indikator MACD masih menunjukkan momentum bearish, posisi teknikal ini memberikan ruang bagi investor untuk tetap memantau pergerakan harga.
Pada perdagangan Rabu (6/5/2026), harga saham CPIN ditutup terkoreksi 1,22% ke level Rp 4.040 per saham. Technical Analyst Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, memberikan rekomendasi Hold dengan support pada Rp 3.830 dan resistance di level Rp 4.500.
Summary
The Jakarta Composite Index (JCI) closed Wednesday’s session at 7,092.46, marking a 0.50% increase with a total transaction value of Rp 17.20 trillion. Ahead of Thursday’s trading, analysts have provided technical insights for three key stocks: ASII, TOWR, and CPIN.
Analysts suggest a “Trading Buy” for ASII if it rebounds above 5,800, and a “Buy on Break” for TOWR if it surpasses the 490 resistance level. Meanwhile, CPIN is recommended as a “Hold” as it maintains a crucial support level at 3,830 despite recent bearish momentum.